Komponen Elektronika Dasar Ponsel

Pengenalan komponen yang terdapat dalam Pesawat Telepon Selular ini sangat penting sekali karena tanpa adanya salah satu dari komponen tersebut Pesawat Telepon Selular tidak akan dapat bekerja atau diaktifkan, sedangkan untuk komponen itu sendiri terbagi beberapa macam yaitu:

  • Komponen Aktif
Transistor  (pada ponsel sebagian besar ditulis dengan kode V ), sedang simbol pada skema jalur  :
Fungsi dari komponen ini adalah :

1.   Sebagai penguat Arus / Tegangan
2.   Sebagai penguat frekwensi / sinyal
3.   Sebagai pembangkit frekwensi / sinyal dan arus / tegangan
4.   Sebagai saklar otomatis

Bentuk  fisik :

Untuk pemasangan transistor tersebut tidak boleh terbalik, apabila terbalik Transistor tidak berfungsi dan akan mengakibatkan kerusakan. Fungsi dari Transistor tergantung dari letak komponen tersebut, apabila Transistor terletak  pada  bagian  Power,  berarti  Transistor  berfungsi  sebagai  penguat  Arus/tegangan.  Apabila  dibagian sinyal, berarti berfungsi sebagai penguat sinyal.
  • IC ( Integrated Circuit )
Simbolnya :

IC adalah kumpulan dari beberapa komponen yang telah dirangkai kedalam satu Chip dan berfungsi sesuai dengan tugas dari masing-masing IC. Pada Ponsel Terdapat dua jenis IC, yaitu IC kelabang dan IC BGA. Pada IC BGA digunakan Plat BGA untuk mencetak ulang kaki IC yang telah diangkat, agar pemasangannya lebih baik dan semua kaki dapat menempel dengan baik pada papan PCB (Port Circuit Board).

Ciri-ciri yang terdapat pada IC :

  1. Memiliki kaki yang banyak
  2. Untuk menentukan letak kaki 1 nya dengan melihat tanda titik pada fisiknya.
  3. Membaca nomor kaki IC BGA dengan berdasarkan tanda disebelah kiri dari titik dibaca dengan Huruf (A,B,C…)  dan  disebelah  kanan  dari  titik  dibaca  angka  (1,2,3,….)  berarti  dibaca  =  A1,  B2,  dan seterusnya
  4. Untuk kaki IC kelabang dibaca berlawanan arah dengan jarum jam dari titik yang ada pada IC tersebut
  5. Pemasangan IC tidak boleh terbalik, apabila terbalik IC akan rusak

Gambar IC BGA :


IC BGA dapat rusak karena ada sebagian / salah satu dari kakinya putus dan juga jika terjadi retaknya chip pada IC,  ini  semua  terjadi  bisa  diakibatkan    karena  terjatuh  /  terhempas,  atau  juga  karena  terlalu  panas  saat pembuatan kaki atau pada saat pemasangannya.
Alat-alat yang dibutuhkan dalam pencetakan kaki IC BGA :
  1. Solder Uap
  2. Cetakan kaki IC pada BGA Tools
  3. Timah Cair
  4. Solder Uap
  5. Solder Manual
  6. Solder Wig
  7. Cairan IPA dan SiongkaPlat BGA
Dalam mencetak kaki IC BGA harus menggunakan Timah Cair yang baik, dalam artian timah cair tidak keras dan tidak terlalu cair/encer, sehingga mempermudah dalam pembuatan kaki dan yang paling penting adalah penagturan panas dan upa, karena jika terlalu panas akan kurang baik bagi IC yang akan dibuatkan kaki, tentukan panas pada solder uap dengan memutar Heater kurang lebih pada posisi 5-6 dan Airnya pada posisi maximal 2.
  • Komponen Pasif
Resistor
Simbolnya :

Fungsinya :
  1. Sebagai penghambat Arus / Tegangan listrik
  2. Sebagai penghubung frekwensi 
  3. Sebagai sekring (fuse)
 Bentuknya :
Ciri-ciri Resistor :

• Pemasangan boleh terbalik
• Resistor memiliki satuan nilai, yaitu Ohm ( ? )
• Pembacaan nilai tahanan pada Skema:

Misalnya :
 
f. 47    = nilainya 47 Omh (satuan )
g. 2k5    = nilainya 2500 Ohm
h. 13k    = nilainya 1300 Ohm

  • Condensator ( Komponen ini Terbagi 2 Jenis )
Condensator Biasa
Simbol pada skem :

Fungsinya :
  1. Sebagai penghambat arus listrik
  2. Sebagai penghubung arus frekwensi
  3.  Sebagai penyaring frekwensi
Fungsi Condensator tergantung dari letak condensator tersebut dengan jalur yang menghubunginya.

Contoh :

  1. Pada  gambar  diatas    menunjukkan  fungsi  Condensator  sebagai  penyaring/penghubung  Frekwensi  dan menghambat Arus/Tegangan.
  2. Pada gambar diatas menunjukkan fungsi Condensator sebagain penghambat arus /  tegangan  listrik dan menstabilkan tegangan listrik.
 Bentuknya :
Ciri-ciri dari komponen tersebut ialah :
  1. Condensator biasa tidak dapat dialiri arus listrik.
  2. Pemasangan boleh terbalik.
Elco ( Elektrolit Condensator )

Simbolnya :
Fungsinya :
  1. Sebagai penyimpan arus listrik
  2. Sebagai penghambat arus listrik
  3. Sebagai penstabil tegangan
  4. Sebagai penghubung frekwensi
Ciri-ciri dari komponen tersebut ialah : 
  1. Elco memiliki kaki positif dan kaki negatif
  2. Setiap Elco memiliki tanda pada kaki positifnya
  3. Pemasangan Elco tidak boleh terbalik
 Bentuknya :
Dioda

Memiliki dua buah kaki yaitu Anoda dan Katoda Sedangkan simbol skema dari komponen ini ialah :

Fungsi dari komponen ini ialah :

  1. Sebagai penyearah arus listrik
  2. Sebagai penstabil tegangan
Bentuknya :
Ciri-ciri dari komponen ini ialah :
  1. Pemasangan dioda tidak boleh terbalik.
  2. Setiap dioda ada tanda pada kaki katodanya.
L.E.D. ( Light Emitting Dioda )

Artinya Dioda yang mempunyai cahaya atau sinar kathoda dengan warna yang berpariasi. Biasanya komponen ini digunakan sebagai lampu dalam Pesawat Telepon Selular

Fungsi : Sebagai pengganti lampu pijar pada piranti electronika

Gambar pada Simbol :

Pemasangan tidak boleh terbalik, apabila terbalik Led tidak akan menyala.

Lilitan ( Kumparan )

Simbol dari komponen ini ialah :

Fungsi dari komponen ini ialah :
  1. Pembentuk atau pembuat frekwensi
  2. Sebagai penentu frekwensi
  3. Sebagai pembagi Frekwensi
Bentuk dari komponen ini ialah :

Ciri-ciri dari komponen ini ialah :
  1. Pemasangannya boleh terbalik
  2. Dapat dilalui arus listrik

wdcfawqafwef